– Alternatif pertama, 31 Mei 1293 karena bertepatan dengan kemenangan Raden Wijaya dari Majapahit dalam melawan Kubilai Khan.
– Alternatif kedua, 11 Semptember 1294 kala Raden Wijaya menganugerahkan tanda jasa kepada Kepala Desa Kudadu dalam mengusir tentara Tar-tar.
– Alternatif ketiga, 7 Juli 1358 atas dasar pertama kalinya nama Surabaya dipakai sebagai naditira pradeca sthaning anambangi (desa di pinggir sungai tempat penyeberangan). Tulisan tersebut tercatut dalam Prasasti Trowulan I.
– Alternatif keempat pada 3 November 1486. Ini berdasarkan Prasasti Jiu yang menjelaskan bahwa pada tanggal tersebut Adipati Surabaya pertama kalinya mengoperasikan pemerintahan di daerah ini.
Dari empat alternatif tersebut, R. Soekotjo mengusulkan kepada DPRD Kota Surabaya untuk menetapkan 31 Mei 1293 sebagai HJKS.













