4. Batasi Waktu Maksimal 5 Menit Saja
Jangan sampai sesi brain dump ini malah jadi sesi curhat panjang yang bikin kamu begadang sampai pagi. Kunci dari teknik ini adalah kecepatan dan keringkasan. Gunakan alarm atau timer jika perlu, dan pastikan kamu berhenti tepat setelah 5 menit berlalu.
Durasi yang singkat ini bertujuan untuk memberi tahu otak bahwa ada batas waktu untuk memikirkan masalah. Setelah waktu habis, tutup bukunya, tarik napas dalam-dalam, dan katakan pada diri sendiri bahwa semua hal tersebut sudah tersimpan aman di atas kertas dan bisa diurus besok pagi.
5. Lakukan Secara Konsisten Setiap Malam
Efek brain dump mungkin akan terasa sedikit di malam pertama, tapi keajaiban aslinya ada pada konsistensi. Jika kamu melakukannya setiap malam, otak akan terbiasa melakukan “pembuangan sampah pikiran” secara otomatis. Lama-kelamaan, frekuensi overthinking sebelum tidur akan berkurang karena pikiranmu sudah tahu ke mana harus pergi sebelum waktu istirahat tiba.
Meluangkan waktu sebentar untuk menjernihkan pikiran ternyata jauh lebih efektif daripada terus memaksakan mata tertutup sambil memendam beban. Jadi, daripada membiarkan pikiran liar itu terus menghantui dan merusak jadwal tidurmu, mendingan segera ambil pulpen dan mulai menulis sekarang juga.
(Res)
















