ketika.id – Maraknya kecelakaan lalu lintas akibat pengendara mabuk menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Surabaya. Banyak insiden terjadi setelah pengendara pulang dari Rumah Hiburan Umum (RHU) seperti bar dan diskotek, sehingga upaya pencegahan dianggap sangat mendesak.
Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser, meminta pengelola RHU menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih ketat demi memastikan keselamatan pengunjung. Ia mencontohkan beberapa langkah, seperti memberikan air hangat sebelum pengunjung meninggalkan lokasi, memastikan mereka tidak mengemudi sendiri jika mabuk, atau menyediakan layanan antar jemput. Menurutnya, SOP semacam ini harus menjadi bagian dari layanan standar di RHU.














