Ketika.id – Begitu langit sering mendung dan hujan mulai intens turun, entah kenapa kok daftar teman yang izin sakit jadi makin panjang? Atau mungkin kamu sendiri yang tiba-tiba merasa badan enggak enak, flu, atau demam? Ini bukan cuma kebetulan atau mitos belaka. Ada alasan kuat dan ilmiah kenapa musim hujan banyak orang sakit.
Fenomena ini adalah kombinasi dari perubahan lingkungan, perilaku manusia, dan respons sistem kekebalan tubuh kita terhadap kondisi baru. Memahami akar masalahnya bisa jadi kunci utama untuk menjaga diri agar tetap fit selama musim hujan. Berikut adalah empat alasan utama mengapa tubuh kita lebih rentan terserang penyakit saat musim basah tiba, yang wajib kamu ketahui.
1. Perubahan Suhu Mendadak Melemahkan Imunitas
Saat hujan turun, suhu udara cenderung turun drastis dan kelembapan meningkat. Perubahan suhu yang ekstrem ini memaksa tubuh kita bekerja lebih keras untuk menjaga suhu internal tetap stabil. Proses adaptasi ini membutuhkan banyak energi. Ketika energi tubuh terkuras hanya untuk menyeimbangkan suhu, alokasi energi untuk sistem kekebalan tubuh (imunitas) bisa berkurang.
Akibatnya, sel-sel pertahanan tubuh menjadi kurang sigap dalam melawan patogen yang masuk. Selain itu, udara dingin juga dapat menyebabkan pembuluh darah di saluran pernapasan menyempit. Hal ini memperlambat pergerakan sel darah putih ke lapisan mukosa, membuat hidung dan tenggorokan lebih mudah ‘ditembus’ oleh virus influenza dan rhinovirus yang memang happy banget di suhu dingin. Inilah yang menjelaskan kenapa pilek dan flu jadi langganan.














