Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
IndeksPolitik Kita

Pilkada Mahal, Perlukah Dikaji Ulang Sistem Pemilihan Langsung?

517
×

Pilkada Mahal, Perlukah Dikaji Ulang Sistem Pemilihan Langsung?

Sebarkan artikel ini

Surabaya, – Anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Surabaya dan Jawa Timur menjadi sorotan publik. Hal ini disampaikan, Arif Fathoni, Ketua DPD Golkar Surabaya yang menyoroti besarnya anggaran yang dialokasikan untuk penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut.

Dalam pernyataannya melalui akun media sosial facebook yang diunggah pada Sabtu (14/12/2024), Arif Fathoni menyoroti anggaran Pilwali Surabaya yang mencapai Rp114 miliar, sementara anggaran Pilgub Jawa Timur mencapai Rp1,1 triliun.

Dalam tulisannya itu, Ia mempertanyakan apakah tingginya biaya tersebut berbanding lurus dengan peningkatan indeks demokrasi di Indonesia.

“Apakah tidak sebaiknya anggaran sebanyak itu digunakan untuk membangun jalan, gedung sekolah, atau program lainnya? Sehingga, misalnya, sekolah dasar bisa digratiskan di seluruh sekolah swasta, dan tidak ada lagi anak putus sekolah karena faktor ekonomi,” ujar Arif ketika dikonfirmasi terkait unggahannya tersebut pada Sabtu (14/12/2024).

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk berdiskusi mengenai efektivitas sistem demokrasi langsung dalam Pemilukada saat ini.

Baca Juga:  Nama-Nama Pimpinan DPRD Surabaya Resmi Ditetapkan, Pelantikan Tunggu SK Pj Gubernur
Example 120x600