Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
IndeksPolitik Kita

Dirjen Kemkomdigi Ajak ASEAN Bersatu Lawan Hoaks Demi Lindungi Anak di Dunia Digital

661
×

Dirjen Kemkomdigi Ajak ASEAN Bersatu Lawan Hoaks Demi Lindungi Anak di Dunia Digital

Sebarkan artikel ini
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Dirjen KPM Kemkomdigi), Fifi Aleyda Yahya (tengah), selaku Ketua Delegasi Indonesia saat memberikan sambutannya pada pertemuan ASEAN Ministers Responsible for Information (AMRI) ke-17 di Brunei Darussalam, Kamis (8/5/2025) Foto: Dok. Ditjen KPM Kemkomdigi
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Dirjen KPM Kemkomdigi), Fifi Aleyda Yahya (tengah), selaku Ketua Delegasi Indonesia saat memberikan sambutannya pada pertemuan ASEAN Ministers Responsible for Information (AMRI) ke-17 di Brunei Darussalam, Kamis (8/5/2025) Foto: Dok. Ditjen KPM Kemkomdigi

“Informasi yang akurat adalah tulang punggung demokrasi. Tanpa jurnalisme yang kuat, hoaks akan terus merajalela,” tegas Fifi.

Tiga Deklarasi, Satu Visi Maju

Forum AMRI ke-17 menghasilkan tiga dokumen penting yang memperkuat kerja sama kawasan di bidang informasi:

  1. Bandar Seri Begawan Declaration: Penegasan komitmen ASEAN terhadap strategi bersama melawan mis-, dis-, dan mal-information.
  2. Kuala Lumpur Declaration: Panduan penggunaan media sosial yang aman dan bertanggung jawab.
  3. Joint Media Statement AMRI ke-17 dan APT ke-8: Pernyataan bersama dengan Tiongkok dan Jepang sebagai mitra dialog ASEAN.

Selain forum utama, Indonesia juga menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Informasi Kamboja untuk membahas isu kebebasan pers, fake news, dan keadilan bagi media konvensional di era dominasi platform digital global.

Pertemuan AMRI yang berlangsung rutin tiap 1,5–2 tahun ini dihadiri oleh 10 negara anggota ASEAN dan Timor Leste sebagai observer, serta mitra wicara dari Tiongkok dan Jepang. Tahun ini, Brunei Darussalam menjadi tuan rumah dengan mengusung tema MAJU, simbol semangat kolektif untuk membawa ASEAN lebih progresif di era digital.

Baca Juga:  Dorong Literasi Digital, Arif Fathoni: Anak Muda Harus Jadi Agent of Truth
Example 120x600