3. Konsisten dengan Batasan
Anak membutuhkan konsistensi dalam aturan dan batasan. Jika Anda menetapkan suatu aturan, pastikan Anda dan pasangan menaatinya. Inkonsistensi justru akan membingungkan anak dan membuat mereka mencoba-coba batas sampai Anda menyerah. Tegas, namun tetap dengan nada yang tenang dan penuh kasih.
4. Berikan Perhatian Positif
Seringkali, anak yang merasa kurang perhatian akan mencari perhatian, bahkan dengan perilaku negatif. Luangkan waktu khusus untuk berinteraksi positif dengan mereka, tanpa gangguan. Pujian untuk perilaku baik, pelukan, atau sekadar bermain bersama dapat mengisi “tangki perhatian” mereka, mengurangi kebutuhan untuk bertingkah.
5. Gunakan Pengalihan yang Efektif
Ketika anak mulai menunjukkan tanda-tanda tantrum atau kesulitan diatur, cobalah mengalihkan perhatiannya ke hal lain. Ajak mereka melihat sesuatu yang menarik di luar jendela, tawarkan mainan favorit, atau ajak bernyanyi. Pengalihan yang cepat dan cerdas seringkali bisa memutus lingkaran perilaku negatif sebelum memburuk.












